1. Dalam bahasa Korea verb akan selalu ditempatkan di akhir kalimat. Jadi susunan kalimat standarnya adalah subjek+objek+verb tidak seperti bahasa Inggris atau bahasa ndonesia subjek+verb+objek. Contoh
릿만 (Risman) 영화 (yeonghwa) (film) 봐요 (bwayo) (nonton).
2. Dalam bahasa Korea mengenal istilah penanda, baik itu bentuknya penanda subjek ataupun penanda objek. Verb akan selalu ditempatkan di akhir kalimat akan menjadi tidak tepat bila ditempatkan dalam bagian lain dalam suatu kalimat. Penanda dalam bahasa Korea menjelaskan aturan permainan kata dalam sebuah kalimat yang berbeda dengan bahasa Inggris (subjek, objek, verb, dll). Contoh:
릿만 (Risman) 가영화 (gayeonghwa) (film) 을봐요 (eulbwa yo) (nonton).
가 (ga)– penanda subjek
을(eul) – penanda objek
3. Dalam bahasa Korea susunan antara kalimat pertanyaan dan kalimat jawaban adalah sama. Tidak seperti dalam bahasa Inggris memiliki perbedaan susunan. Subjek, verb, dan objek akan menyesuaikan dengan keperluan dari kalimat. Yang menjadi antara kalimat pertanyaan dengan kalimat jawaban dalam bahasa Korea terdapat pada cara pengucapannya, kalimat pertanyaan harus diucapkan dengan intonasi yang lebih tinggi di bagian akhir kalimat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar